PROSES
PEMBUATAN DESIGN KALENDER
PADA
PT. TERRINDO BUMI RAYA
KARYA
TULIS
Diajukan
Untuk Memenuhi Salah Satu Sayarat Mengikuti Ujian Nasional
Tahun
Ajaran 2016 / 2017
Disusun
oleh :
Nama :
Kevin Barata
No. Induk :
1836
Kelas :
XII
Program Studi Keahlian : Teknik Komputer dan Informatika
Kompetensi Keahlian :
Multimedia
SEKOLAH
MENENGAH KEJURUAN CAHAYA SAKTI
JALAN
OTTO ISKANDARDINATA I/11
JAKARTA
TIMUR
LEMBAR
PENGESAHAN I
Laporan Praktek Kerja
Industri ini Telah Diperiksa dan Disahkan Oleh :
Tanggal : 31 Oktober
2016 Tanggal
: 31 Oktober 2016
Pembimbing
Materi Pembimbing
Bahasa dan Teknik
( Ifan Prihandi M.Kom ) ( Dra. Sri Wulandjari )
Mengetahui,
Kepala
Sekolah SMK Cahaya Sakti
Dra.
Effy Kusumastuti
NIP.19570908
198602 2005
LEMBAR
PENGESAHAN II
Laporan Praktek Kerja
Industri ini Telah Diperiksa dan Disahkan Oleh :
Tanggal : 31 Oktober
2016 Tanggal
: 31 Oktober 2016
Instruktur PSG General
Manager Operasional
Dion Sayoga Billy
Glenn Momor
KATA
PENGANTAR
Puji
syukur penulis penjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena berkat Rahmat
dan Hidayah – Nya sehingga karya tulis ini dapat selesai tepat pada waktunya.
Adapun tujuan penyusunan karya tulis
ini adalah sebagai salah satu syarat mengikuti ujian nasional di SMK Cahaya
Sakti tahun pelajaran 2016 / 2017.
Judul karya tulis yang penulis pilih
adalah Proses Pembuatan Design Kalender sesuai dengan pengalaman yang penulis
lakukan selama penulis melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda Selama 2 Bulan di
PT. Terrindo Bumi Raya.
Dalam menyusun karya tulis ini
banyak sekali hambatan penulis hadapi, tetapi berkat bantuan dan dukungan dari
berbagai pihak akhirnya karya tulis ini dapat penulis selesaikan.
Untuk itu dalam kesempatan ini
penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang
telah membantu penulis baik secara langsung maupun tidak langsung, khususnya
kepada :
1. Ibu Dra. Effy Kusumastuti
selaku Kepala SMK Cahaya Sakti yang telah memberikan kesempatan kepada penulis
untuk melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda.
2. Bapak I. Mardiutomo S.Kom
sebagai Koordinat Program Pendidikan Sistem dan Wali Kelas.
3. Bapak. Ifan Prihandi M.Kom
sebagai pembimbing materi yang telah memberikan dukungan dan pengarahan kepada
penulis.
4. Ibu Dra. Sri Wulandjari
sebagai pembimbing teknis dan bahasa yang telah membimbing penulis dalam
menyusun karya tulis ini dan telah mengajarkan penggunaan bahasa Indonesia yang
baik dan benar.
5. Bapak Billy sebagai
General Manager PT. Terrindo Bumi Raya
6. Bapak Yoga
selaku instruktur atas kesempatan dan bimbingan yang telah diberikan kepada
penulis selama Pelaksanaan PSG.
7.
Para
Karyawan PT. Terrindo Bumi Raya yang tidak dapat
penulis sebutkan satu-persatu.
8. Orang Tua penulis
yang telah memberikan dukungan moril kepada penulis dalam penyusunan karya
tulis ini.
9. Bapak dan Ibu Guru Serta
teman-teman sekalian yang telah bayayak membimbing penulis
dalan penyusunan karya tulis ini.
Penulis
menyadari bahwa penulisan laporan ini masih jauh dari sempurna. Segala kritik,
saran dan nasehat yang kiranya berguna bagi penyempurnaan laporan ini akan
sangat penulis hargai.
Jakarta, 31 Oktober 2016
Penulis
Kevin
Barata
DAFTAR
ISI
HALAMAN JUDUL
HALAMAN PENGESAHAN I
...………………………………………………....i
HALAMAN PENGESAHAN II
………………………………………….………ii
KATA PENGANTAR
………………………………………………...…………iii
DAFTAR ISI ……………………………………………………………………..vi
BAB
I PENDAHULUAN
1.1 Alasan
Pemilihan Judul ……………………………………………….1
1.2 Tujuan
Penulisan ……………………………………………………...2
1.3 Metode
dan Teknik Pengumpulan Data ………………………………2
1.4 Sistematika
Penulisan Isi Laporan ……………………………………4
BAB
II TINJAUAN UMUM
2.1 Sejarah Perusahaan
……………………………………………………5
2.2 Visi dan Misi
………………………………………………………….7
2.3 Struktur Organisasi
……………………………………………………7
2.4 Kegiatan Perusahaan
………………………………………………….8
BAB
III LANDASAN TEORI
3.1 Desain Grafis
3.1.1 Pengertian Desain
Grafis ……………………………..……11
3.1.2 Sejarah Desain
Grafis ……………………………….……..11
3.1.3 Perangkat Lunak Desain
Grafis…………………………... 14
3.2 Inkscape
3.2.1 Pengertian
Inkscape ……………………………….…........16
3.2.2 Sejarah Inkscape
…………………………………….……..17
3.2.3 ToolBox pada
Inkscape ……………………………………19
BAB
IV TINJAUAN KHUSUS
4.1 Software
Desain ……………………………………………………..28
4.2
Tutorial Membuat Desain Kalender
…………………………………29
4.3 Hasil
Karya Design ………………………………………………….33
BAB
V PENUTUP
5.1 Kesimpulan
………………………………………………………….34
5.2 Saran
…………………………………………………………………35
DAFTAR
PUSTAKA
DAFTAR LAMPIRAN
BAB
I
PENDAHULUAN
Dalam
rangka usaha meningkatkan pembinaan dan pengembangan mutu pendidikan siswa
dengan pola kebijaksanaan yang telah digariskan oleh departemen pendidikan dan
kebudayaan indonesia, bahwa setiap siswa maupun siswi menengah kejuruan yang
akan menempuh ujian akhir diwajibkan untuk menyusun karya tulis untuk memenuhi
salah satu syarat mengikuti UAN (Ujian Akhir Nasional).
1.1
Alasan
Pemilihan Judul
Dalam
menyusun sebuah karya tulis, judul merupakan suatu hal yang penting karena
melalui judul tersebut penulis dapat memberikan gambaran mengenai sesuatu yang
ingin disampaikan pada pembaca.
Oleh
karena itu dalam penyusunan karya tulis ini, penulis memilih judul “Proses
Pembuatan Design Kalender pada PT. TERRINDO BUMI RAYA”
Adapun alasan penulis memilih judul tersebut karena
penulis tertarik dengan kegiatan yang dilakukan oleh PT. TERRINDO BUMI RAYA
dimana pengetahuan tersebut dapat memperluas wawasan penulis mengenai masalah
yang berhubungan dengan Desain.
1.2
Tujuan
Penulisan
1. Siswa/I
dapat mengembangkan dan juga menerapkan pelajaran yang di dapat di sekolah.
2. Guna
mengetahui perkembangan dunia bisnis dan dunia usaha yang nantinya dihadapi di
masa yang akan datang.
3. Guna
mengetahui perkembangan globalisasi dunia.
4. Guna
meningkatkan pengetahuan mengenai lapangan pekerjaan yang ada saat ini.
5. Mendapatkan
ilmu baru yang nantinya dapat memudahkan pekerjaan di masa yang akan datang.
1.3
Metode
dan Teknik Pengumpulan Data
Didalam
pengumpulan data untuk penyusunan karya tulis ini, penulis menggunakan beberapa
teknik pengumpulan data, antara lain :
1.
Teknik Observasi
Adalah suatu teknik pengumpulan data
dengan mengadakan pengamatan langsung ke perusahaan. Hal ini penulis lakukan
dengan maksud untuk mendapatkan gambaran nyata mengenai masalah yang
berhubungan dengan karya tulis, sehingga penulis dapat memperoleh bahan-bahan
pertimbangan penulisan yang matang.
2.
Teknik Wawancara
Adalah
suatu teknik pengumpulan data dengan mengadakan Tanya jawab dengan pimpinan dan
karyawan khusunya, sehingga penulis memperoleh keterangan-keterangan yang di
perlukan dalam penyusunan karya tulis ini.
3.
Teknik Kuisioner
Adalah suatu
teknik pengumpulan data dengan cara menyiapkan beberapa pertanyaan dan
menanyakan langsung kepada para pembimbing di PT. TERRINDO BUMI RAYA mengenai
hal-hal yang berhubungan erat dengan judul yang dipilih oleh penulis.
4.
Teknik Kepustakaan
Adalah
suatu teknik pengumpulan data dengan cara mengumpulkan bahan-bahan dari
buku-buku pelajaran dan mempelajari bahan-bahan yang ada hubungan nya dengan
karya tulis ini. teknik ini digunakan penulis untuk membandingkan dan
menerapkan teori dengan data yang diperoleh penulis dari teknik observasi dan wawancara.
1.4
Sistematika
Penulisan Isi Laporan
Dalam
pembuatan karya tulis ini, penulis membuat secara sistematika yang terdiri dari
beberapa bab dan masing-masing bab bagian tersebut adalah sebagai berikut :
BAB I Pendahuluan
Bab berisi tentang alas
an pemilihan judul, tujuan penulisan, metode pegumpulan data serta sistematika
penulisan.
BAB II Tinjauan Umum
Bab ini berisi tentang
sejarah perusahaan, visi dan misi perusahaan, struktur organisasi perusahaan,
dan kegiatan perusahaan.
BAB III Landasan Teori
Bab ini berisi tentang design grafis
dan inkscape.
BAB IV Proses Pembuatan Design
Kalender
Bab ini berisi tentang software design,
proses pembuatan kalender dan hasil karya design.
BAB V Penutup
Bab
ini berisi tentang kesimpulan dan saran-saran penulis selama menjalankan PSG di
PT. Terrindo Bumi Raya.
DAFTAR
PUSTAKA
DAFTAR
LAMPIRAN
BAB
II
TINJAUAN
UMUM
2.1 Sejarah Perusahaan
"Kami mendekati ke lembaga
Pemerintah maupun perusahaan swasta untuk Desain, Melaksanakan,
Mengintegrasikan, Menjalankan dan Memelihara Badan Meteorologi, Seismologi, Air
Navigation dan Solusi Manajemen Bencana berdasarkan Teknologi Informasi dan
Komunikasi. Keselamatan manusia adalah prioritas utama, melindungi asset klien
secara bersama, kombinasi hati-hati seimbang pengetahuan tentang kondisi lokal,
pendekatan inovatif untuk teknologi dan pengalaman dalam bekerja di kemitraan
internasional, meningkatkan kemampuan PT. TBR untuk secara efektif mengelola
persepsi khalayak utama. Kepatuhan terhadap standar etika yang ketat, serta
penggunaan alat-alat komunikasi kreatif membuat PT. TBR mampu secara optimal
memuaskan kebutuhan solusi dari klien. "
Leonardus
Muryono, Presiden
PT. Terrindo Bumi Raya didirikan untuk
memulai kesempatan untuk mengambil bagian dari komunitas besar teknologi
terintegrasi dalam Meteorologi, Seismologi, Air Navigation dan Manajemen
Bencana, terutama bertujuan untuk menciptakan dunia yang ramah untuk hidup dan
lingkungan yang lebih aman.
Filosofi kami adalah untuk melindungi
orang serta aset mereka, seperti lalat kalinya kami berubah menjadi salah satu
Meteorologi terbesar, Seismologi, Air Navigation dan Manajemen Bencana penyedia
Solusi di Indonesia. Kami mengkhususkan diri dalam menyediakan solusi yang
berkelanjutan dengan tim installer fulltime kami didukung oleh administrasi
yang sangat efisien dan manajemen.
Apa lagi, total dukungan dari mitra
internasional kami telah memberikan produk dan layanan yang berkualitas kepada
pelanggan kami.
Terrindo Bumi Raya, Pt.
Jl. Gunung Sahari I No. 30 Jakarta 10410
Indonesia
Phone: 62 21 42 87 80 80 Fax: 62 42 87 00 88
Email: info@terrindo.co.id
www.terrindo.co.id
2.2 Visi dan Misi Perusahaan
Visi
Protect people,
protect assets.
Misi
Helping
our costumers to improve their quality and service capacity.
2.4 Kegiatan Perusahaan
·
Studi
Desain
Kami melaksanakan Studi Desain yang
menjabarkan semua spesifikasi teknis untuk proyek berdasarkan kebutuhan
pelanggan dan di lokasi survei. pelanggan kami dapat mengandalkan kami (dan
mitra internasional kami) keahlian di semua bidang Meteorologi, Seismologi, Air
Navigation dan Manajemen Bencana untuk menyediakan mereka dengan konsultasi
pada topik yang sangat spesifik yang terkait dengan kegiatan mereka.
·
Pelaksanaan
Menerapkan sistem baru sejalan dengan
metode kerja baru, Kami membantu pelanggan kami mengoptimalkan organisasi
mereka dan membuat sebagian besar alat-alat baru mereka, proyek modernisasi
membutuhkan pendekatan manajemen perubahan yang nyata dan kebutuhan komunikasi
yang memadai dan spesifik agar dapat diterima oleh semua anggota organisasi.
·
Integrasi
Di sini terletak inti kami dan
keterampilan yang tak tertandingi. Memastikan bahwa sistem baru
mengintegrasikan dengan satu sama lain dan dengan peralatan yang ada sangat
penting untuk keberhasilan proyek. Kami akan memastikan bahwa infrastruktur ICT
yang diperlukan tersedia untuk host sistem baru, bahwa mereka mempertimbangkan
data historis pertimbangan dan bahwa semua aliran data berjalan lancar
sepanjang proses.
·
Latihan
Kami menempatkan penekanan kuat pada
mengambil pelanggan kami ke tingkat yang lebih tinggi dari keterampilan dan
keahlian. Kami menawarkan program pelatihan yang ekstensif untuk semua sistem
kami dan bekerja dalam hubungan erat dengan Mitra Internasional kami. pelanggan
kami sehingga bisa mendapatkan keuntungan dari keahlian salah satu pelatihan
ilmiah yang paling canggih, ahli kami mampu untuk campur tangan pada berbagai
topik dan berbagi pengetahuan operasional mereka tentang bagaimana menjalankan
sistem yang terintegrasi setiap hari.
·
Pemeliharaan
Membangun hubungan yang kuat dan
langgeng dengan semua pelanggan merupakan prioritas bagi kami dan kami telah
datang dengan menawarkan dukungan yang luas. Setelah masa garansi termasuk
dalam semua kontrak berakhir, kami dapat menyediakan pelanggan kami dengan
berbagai layanan dukungan lebih lanjut:
Ø Bantuan
teknis
Ø Pemeliharaan
Sistem
Ø Sesi
Pelatihan Tambahan
Ø Software
Peningkatan
BAB
III
LANDASAN
TEORI
3.1
Desain Grafis
3.1.1 Pengertian
Desain Grafis
Desain grafis atau rancang
grafis adalah proses komunikasi menggunakan elemen visual, seperti tulisan,
bentuk, dan gambar yang dimaksudkan untuk menciptakan persepsi akan suatu pesan
yang disampaikan. Bidang ini melibatkan proses komunikasi visual.
3.1.2 Sejarah Desain Grafis
Sejarah
desain grafis tidak dapat dilepaskan dari sejarah perkembangan seni rupa.
Karenanya, produk komunikasi visual tertua yang pernah ditemukan adalah lukisan
gua diLascaux, Perancis, yang
diperkirakan berasal dari 15.000-10.000 SM. Simbol-simbol
berbentuk ideogram ini kemudian berkembang menjadi aksara
yang pada masa modern ini rutin kita gunakan di layar.
Henry
Cole menjadi salah seorang yang paling berpengaruh dalam pendidikan desain di
Inggris, ia meyakinkan pemerintah tentang pentingnya desain dalam sebuah jurnal
yang berjudul Journal of Design and Manufactures. Dia menyelenggarakan The
Great Exhibition sebagai perayaan atas munculnya teknologi industri modern dan
desain bergaya Victoria.
Dari
tahun 1891 sampai 1896, Percetakan William Morris Kelmscott mempublikasikan
buku karya desain grafis yang dibuat oleh gerakan Arts and Crafts , dan membuat
buku dengan desain yang lebih bagus dan elegan untuk dijual kepada orang-orang
kaya. Morris membuktikan adanya potensi pasar untuk produk-produk desain
grafis. Morris juga mempelopori pemisahan desain grafis dari seni rupa. Karya
–karya Morris dan karya dari pergerakan Private Press secara langsung
mempengaruhi Art Nouveau, dan secara tidak langsung mempengaruhi perkembangan
desain grafis pada awal abad ke 20.
Kata
Desain Grafis pertama kali digunakan pada tahun 1922 di sebuah esai berjudul
New Kind of Printing Calls for New Design yang ditulis oleh William Addison
Dwiggins, seorang desainer buku Amerika.
Raffe's
Graphic Design, yang diterbitkan pada tahun 1927, dianggap sebagai buku pertama
yang menggunakan istilah Desain Grafis pada judulnya
The
signage in the London Underground adalah contoh desain klasik pada abad modern
yang menggunakan jenis huruf yang dirancang oleh Edward Johnston pada tahun
1916.
Pada
tahun 1920, Aliran konstuktivisme di Uni Soviet melihat seni yang berorientasi
individu tidak ada gunanya bagi Rusia dan membuat sesuatu yang dapat diterapkan
di dunia nyata. Mereka mendesain bangunan, perangkat teater, poster, kain,
pakaian, perabot, logo, menu, dll.
Jan
Tschichold merumuskan prinsip-prinsip dasar tipografi modern pada tahun 1928
dalam bukunya yang berjudul New Typography. Tschichold, Bauhaus,Herbert Bayer
and Laszlo Moholy-Nagy, and El Lissitzky adalah tipografer yang berpengaruh
besar dalam ilmu desain grafis yang kita kenal sekarang ini. Mereka mempelopori
teknik produksi yang digunakan sepanjang abad ke 20. Pada tahun-tahun
berikutnya desain grafis mendapat banyak pengakuan dan mulai banyak diterapkan.
Pasca Perang Dunia II, kebutuhan akan desain grafis meningkat pesat, terutama
untuk periklanan dan kemasan produk. Perpindahan Sekolah Bauhaus dari Jerman ke
Chicago pada tahun 1937 membawa pengaruh besar pada desain di Amerika. Nama-
nama yang terkenal diantaranya Adrian Frutiger(desainer jenis huruf Univers dan
Frutiger), Paul Rand(yang dari akhir 1930-an sampai kematiannya pada tahun 1996
menggunakan prinsip Bauhaus dan menerapkannya padaiklan dan desain logo.
Perkembangan
industi desain grafis tumbuh seiring dengan perkembangan konsumerisme. Hal ini
menimbulkan kritik dari berbagai komunitas desain yang tertuang dalam First
Things First manifesto yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1964 dan
diterbitkan kembali pada tahun 1999 di majalah Émigré. Konsumerisme terus
tumbuh, sehingga terus memacu pertumbuhan ilmu desain grafis. Hal ini menarik
para praktisi desain grafis, beberapa diantaranya adalah : Rudy
VanderLans, Erik Spiekermann, Ellen Lupton and Rick Poynor.
3.1.3 Perangkat
Lunak Desain Grafis
Desktop Publishing :
1.
Adobe Photoshop
2.
Adobe
Illustrator
3.
Adobe Indesign
4.
Corel Draw
5.
Gimp
6.
Inkscape
7.
Macromedia
Freehand
8.
Adobe Image
Ready
9.
Adobe Page Maker
10. Paint Tool SAI
Web Design :
1.
Adobe
Dreamweaver
2.
Microsoft
Frontpage
3.
Notepad
4.
Adobe Photoshop
5.
Macromedia
Firework
Audio Visual :
1.
Adobe After
Effect
2.
Adobe Premier
3.
Final Cut
4.
Adobe Flash
5.
Ulead Video
Studi
6.
Magic Movie Edit
Pro
7.
Power Director
Rendering 3D :
1.
3D StudioMax
2.
Cinema 4D
3.
Maya
4.
AutoCad
5.
Google SketchUp
6.
Light Wave
7.
Blender
8.
SoftImage
3.2 Inkscape
3.2.1 Pengertian
Inkscape
Inkscape adalah sebuah perangkat
lunak editor gambar
vektor yang bersifat perangkat lunak bebas dibawah lisensi GNU GPL.
Tujuan utama dari Inkscape adalah menjadi perangkat grafik mutakhir yang
memenuhi standar XML, SVG, dan CSS.
Inkscape
bersifat cross-platform
dan dapat dijalankan pada Mac OS X (biasanya dibawah aplikasi X11, walaupun toolkit GTK+ yang
digunakan dapat dikompilasikan untuk beroperasi secara langsung dibawah
Quartz), sistem
operasi berbasisUnix, dan Microsoft
Windows. Implementasi SVG dan CSS di Inkscape belum sempurna, misalnya
Inkscape tidak mendukung animasi SVG, dan font SVG, walaupun dukungan dasar
untuk pembuatan font SVG telah diimplementasikan pada versi 0.47. Inkscape
bersifat multibahasa, terutama untuk antarmuka dan script rumit, sesuatu yang
sering terlewatkan pada sebagian besar editor grafik vektor komersil.
Pada
2010, Inkscape dalam proses pengembangan aktif, dengan penambahan fitur dan
antarmuka baru secara rutin pada setiap rilis baru.
3.2.2 Sejarah Inkscape
Inkscape
dirintis pada 2003 sebagai sebuah fork dari proyek Sodipodi.
Sodipodi sendiri, yang dikembangkan sejak 1999, didasarkan pada Gill (Gnome Illustration Application), buah karya
dari Raph Levien.
Fork
itu dipandu oleh sebuah tim berjumlah empat orang yang beranggotakan mantan
pengembang Sodipodi (Ted Gould, Bryce Harrington, Nathan Hurst, dan MenTaLguY)
yang mengenali perbedaan-perbedaan dari tujuan-tujuan projek itu, keterbukaan
bagi kontribusi pihak ketiga, dan ketidaksetujuan teknis sebagai alasan mereka
melakukan forking. Dengan
Inkscape, mereka berpendapat bahwa mereka dapat memfokuskan pengembangan pada
penerapan standar SVG secara lengkap, tidak seperti
pengembangan Sodipodi yang menekankan pada pembuatan sebuah editor grafik
vektor yang umum, dengan mengorbankan implementasi SVG.[3]
Sejak
dikembangkan dalam fork itu, Inkscape berganti dari
menggunakan bahasa pemrograman C ke C++; berubah ke GTK+ toolkit C++ bindings (gtkmm); merancang ulangantarmuka pengguna dan menambahkan sejumlah fitur baru.
Penerapannya terhadap standar SVG telah menunjukkan perbaikan yang signifikan,
meski belum lengkap.
Lebih
baik daripada prinsip perintah atasan-bawahan, para pengembang dikondisikan
dengan budaya kesetaraan di mana ide bermunculan dari kemampuan para pengembang
secara perseorangan dan keterlibatan yang aktif di dalam proyek. Hasilnya,
proyek ini menempatkan penekanan istimewa pada pemberian akses penuh bagi semua
pengembang untuk mengakses kode sumber, dan pada keikutsertaan di dalam
komunitas open
source yang lebih luas
(seringkali berbentuk inisiatif antar-proyek seperti Create Project, Libre Graphics Meeting dan Open Clip Art Library).
Walaupun pendatang baru dapat memainkan peranan penting, para pendiri projek
masih terwakili secara baik pada proses pengambilan keputusan. Di antara mereka
adalah "bulia byak", arsitek dari perubahan antarmuka pengguna
Inkscape yang radikal yang telah memberi Inkscape bentuknya sekarang. Antarmuka
baru itu berorientasi pada antarmuka pengguna
grafik dari Xara Xtreme.
Setelah
Xara meluncurkan rencana untuk merilis aplikasi pelukisan Xara Xtreme secara open
source, mereka mengungkapkan minat untuk bekerja sama dengan Inkscape agar
kedua-dua proyek ini dapat saling berbagi kode, usaha terkoordinasi, dan
membuat editor grafik open
source yang lebih hebat
daripada editor grafik apapun yang tersedia secara proprietary.
Sejak
November 2007, sistem pencarian kesalahan program Inkscape ditanam di Sourceforge,
tetapi pada 21 November 2007 dinyatakan bahwa mereka akan memindahkannya ke Launchpad.
3.2.3 ToolBox Pada
Inkscape
1.
Selector Tool
Selector
Tool digunakan untuk memilih, dan mengatur object pada Canvas dengan menggunakan mouse atau keyboard
dan peralatan lainnya.
2.
Node Tool
Penggunaan
Node Tool sangat penting pada Inkscape dalam pengolahan Object yang berbentuk
garis dan kurva, terutama untuk memilih, mengolah, manipulasi dan mengedit
object berbentuk curva atau garis simpul.
3.
Tweak Tool
4.
Zoom Tool
Zoom
Tool sangat berguna untuk melihat tampilan pada canvas maupun object, sehingga
mempermudah pekerjaan pada saat membuat dan mengolah object.
Object
pada canvas dapat di lihat dengan jelas dan detail dengan cara memperbesar
(mendekatkan) object tersebut, begitupun sebaliknya.
Standard
zoom yang digunakan inkscape adalah perbandingan "1" sama dengan satu
pixel perlayar. Jika ingin mengkalibrasi zoom ke ukuran satuan dengan
aslinya (misalnya inci atau centimeter), lakukan pengaturan pada File => Inkscape
Preferences => Interface.
5.
Rectangle Tool
Rectangle
Tool digunakan untuk membuat object persegi panjang dan dapat memodifikasinya
menjadi lingkaran
6.
3D Box Tool
7.
Ellipse Tool
8.
Star Tool
Star Tool dapat
digunakan untuk menggambar object berbentuk segilima biasa dan berbentuk
bintang.
Penggunaan Star Tool dalam pembuatan object berbentuk object segilima biasa dan bintang sangat mudah dilakukan layaknya membuat bentuk object kotak dan lingkaran dengan menggunakan Rectangle Tool dan Ellipse Tool, bentuk object yang di uat dapat di edit menjadi bentuk lain dengan cara menyeret gagang atau titik pusat object, cara lainnya dengan cara memberi nilai angka tertentu di kotak isian pada Tool Control.
Penggunaan Star Tool dalam pembuatan object berbentuk object segilima biasa dan bintang sangat mudah dilakukan layaknya membuat bentuk object kotak dan lingkaran dengan menggunakan Rectangle Tool dan Ellipse Tool, bentuk object yang di uat dapat di edit menjadi bentuk lain dengan cara menyeret gagang atau titik pusat object, cara lainnya dengan cara memberi nilai angka tertentu di kotak isian pada Tool Control.
9.
Spiral
10.
Pencil Tool
11.
Bezier With Pen Tool
12.
Calligraphy Tool
Sesuai namanya,
Caligrafi Tool dapat digunakan untuk menggambar object berupa garis atau jalur
kaligrafi. Garis atau jalur yang dihasilkan berbeda dari yang dibuat
menggunakan Pencil Tool dan Bezier Tool, object tersebut terdiri dari dua jalur
paralel yang posisinya hampir sejajar, namun garis yang dihasilkan memiliki
lebar berbeda-beda.
13.
Text Tool
Text Tool digunakan
untuk membuat tulisan pada Object atau halaman.
14.
Spray Tool
Spray Tool digunakan
untuk menyalin dan menggandakan object, dengan cara menyemprotkan object yang
sudah ada menjadi beberapa object dengan model dan bentuk object yang sama.
15.
Eraser Tool
16.
Bucket Fill Tool
17.
Gradients
Gradients digunakan
untuk menambahkan dan memodifikasi warna pada bagian object sehingga satu buah
object memiliki beberapa warna yang berbeda, gradients dapat di terapkan pada
Fill dan Stroke
18.
Dropper Tool
Perubahan warna akan mengubah nilai angka pada menu RGB
19.
Connector Tool
BAB
IV
PROSES
PEMBUATAN DESIGN
4.1 Software Design
Pada
kesempatan PSG di PT. Terrindo Bumi Raya penulis bersyukur untuk mengenal dan
mempelajari software baru yang nantinya akan membantu penulis dalam mengerjakan
tugas membuat design kalender, banner, logo, animasi actionscript, poster, icon,
logo, dan yang lainnya.
Pada
PT. Terrindo Bumi Raya menggunakan beberapa software, yaitu ;
·
Adobe Photoshop
·
Adobe Flash Professional
·
Inkscape
Pada
kesempatan itulah penulis berkesempatan mendalami materi mengenai Inkscape.
Dalam menggunakan Inkscape ini harus dapat membuat design yang baik, indah
dilihat, tidak membosankan, kreatif serta mengikuti perkembangan zaman. Dalam
membuat design yang akan di buat penulis tidak sembarangan sesuai keinginan
sendiri, tetapi tergantung keinginan client.
4.2 Tutorial Membuat design kalender pada
Inkscape
1.
Hal pertama yang harus di perhatikan
sebelum membuat kalender adalah ukuran kalender yang akan kita buat yaitu
Landscape / Potrait. Kali ini yang akan di buat adalah Kalender Meja dengan
posisi Lanscape.
2.
Setting ukuran halaman sesuai ukuran
kalender. Misalnya kita akan membuat kalender landscape. Klik File >
Document Properties. Maka akan keluar kotak seperti pada gambar, yang kita atur
adalah Width : 21 dan Height 15, dan satuan ukurannya adalah centimeter/cm.
3.
Kemudian kita mulai membuat kalender
bukan pertama yaitu Januari, Klik Extensions > Render > Calendar
4.
Maka akan muncul kotak seperti pada
gambar. Pilih Tahun dan Bulan yang anda inginkan.
5.
Kemudian tibalah saatnya kita untuk
Mendesign sedemikian rupa kalender yang akan kita buat. Seperti pada Gambar.
6.
Kemudian kita buat bulan-bulan lainnya.
Lalu save dalam satu folder dengan nama sesuai dengan bulannya agar tidak
membingungkan.
7.
Tidak lupa juga kita harus membuat
Background dan Cover Kalender. Design sedemikian rupa dan sekreatif mungkin.
4.3 Hasil
Karya Design
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Selain
sebagai program yang di wajibkan oleh Pemerintah, secara tidak langsung
Pendidikan Sistem Ganda memberikan banyak manfaat bagi berbagai pihak, antara
lain pihak sekolah, pihak perusahaan, serta bagi penulis sendiri.
Manfaat
yang di dapat dari Pendidikan Sistem Ganda di harapkan dapat di olah menjadi
suatu pengalaman yang sangat bermanfaat bagi setiap siswa-siswi yang
menjalankannya. Kita semua menyadari betapa pentingnya pengalaman selama
Pendidikan Sistem Ganda akan sangat bermanfaat bagi kehidupan nanti.
Dengan
adanya program Pemerintah tersebut penulis berharap agar Sumber Daya Manusia di
Indonesia dapat meningkatkan kualitasnya karena sudah ada praktek kerja secara
langsung yang di adakan oleh masing-masing sekolah di SMK. Hal ini di lakukan
tidak hanya bertujuan sebagai salah satu usaha untuk meningkatkan kualitas
Sumber Daya Manusia di Indonesia tetapi juga untuk meningkatkan mutu
siswa-siswi dari lulusan sekolah tersebut.
Penulis
mengharapkan agar Pendidikan Sistem Ganda ini dapat terus di lanjutkan bagi
generasi pelajar tingkat SMK nanti, karena secara tidak langsung kegiatan ini
dapat bermanfaat bagi berbagai pihak terutama bagi semua siswa-siswi yang
menjalankan Pendidikan Sistem Ganda.
5.2 Saran
1. Untuk
sekolah
Pelaksanaan
Pendidikan Sistem Ganda yang siswa dan siswi laksanakan tidaklah terlepas dari
pengawasan dan tanggung jawab pihak sekolah. Untuk itu, saran yang dapat
penulis berikan untuk sekolah adalah agar guru pembimbing dapat memantau
perkembangan siswa di tempat PSG. Selain daripada itu manfaat dari apa yang
telah di pelajari selama penulis di tempat PSG sangatlah bermanfaat dalam
penulisan karya tulis ini.
2. Untuk
Perusahaan
Saran
yang dapat penulis berikan bagi perusahaan hanyalah agar perusahaan dapat terus
mau bekerja sama dengan pihak sekolah untuk mengizinkan siswa-siswi
melaksanakan kegiatan Pendidikan Sistem Ganda demi membantu para siswa-siswi
SMK untuk memiliki pengalaman kerja di perusahaan dan dapat berguna saat mulai
memasuki dunia kerja nantinya.
DAFTAR PUSTAKA
https://id.wikipedia.org/wiki/Desain_grafis
https://id.wikipedia.org/wiki/Inkscape
Karya Tulis Yosef Musa Labanoni Batafor
2013/2014





































